Pawai Ogoh-Ogoh Meriahkan Desa Batu Mekar

Pawai Ogoh-Ogoh Meriahkan Desa Batu Mekar
Lombok Barat, NTB - Desa Batu Mekar, sebuah kawasan yang memiliki beberapa wilayah yang dihuni oleh masyarakat Hindu yang kental dengan nuansa Bali, dipenuhi semangat dan keceriaan saat menggelar Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi tahun baru Caka 1946 pada Sabtu (09/03). Ratusan warga memadati jalanan desa untuk menyaksikan tradisi yang kini telah kali kedua pawai ogoh-ogoh diadakan di Desa Batu Mekar dan akan menjadi acara tahunan.

Dalam suasana yang penuh kemeriahan, sebanyak 5 ogoh-ogoh raksasa berbagai bentuk dan warna memenuhi jalanan Desa Batu Mekar. Ogoh-ogoh dengan rupa tokoh-tokoh mitologi Bali tersebut dipersiapkan dengan detail dan keindahan yang memukau.

Pawai Ogoh-Ogoh ini merupakan bagian dari upaya masyarakat Hindu di Desa Batu Mekar untuk mempertahankan warisan budaya Bali. Melalui acara ini, mereka ingin memperkenalkan dan mempromosikan keindahan dan kekayaan budaya Bali. 

Acara di Buka oleh Kepala Desa Batu Mekar dan Camat Lingsar. Dimulai pukul 14.00 Wita di Kantor Desa Batu Mekar. Diikuti oleh Banjar Pemangkalan, Banjar Karang Baru Punikan dan Banjar Montang.


Menariknya, setiap ogoh-ogoh tidak hanya sekadar karya seni visual, tetapi juga mengandung makna filosofis dan pesan moral. Melalui simbol-simbol yang terkandung dalam setiap patung, para penggagas pawai berusaha menyampaikan pesan-pesan kebaikan dan kearifan lokal kepada generasi muda serta masyarakat luas.

Pawai Ogoh-Ogoh di Desa Batu Mekar bukan hanya menjadi ajang hiburan semata, namun juga sebagai sarana untuk memperkokoh rasa kebersamaan dan kebanggaan akan identitas budaya mereka. Diharapkan, tradisi ini akan terus dilestarikan dan diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Hindu di Desa Batu Mekar.